Pengendalian kualitas TBS dalam 24 jam mendorong peningkatan skor DOBI pada seluruh unit pabrik.
Seluruh unit pabrik Sawit Nusantara mencatat rata-rata DOBI tertinggi tahun ini, didukung disiplin pengolahan TBS dalam 24 jam setelah panen. Kadar FFA tetap dijaga di bawah 3% untuk memenuhi spesifikasi pembeli ekspor.
Laboratorium mutu di tiap mill melakukan sampling harian dan kalibrasi alat secara berkala. Hasilnya, klaim kualitas dari mitra dagang menurun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Rekor ini memperkuat posisi CPO Sawit Nusantara di pasar oleokimia dan minyak goreng premium Asia.